Pengamat Dadakan Ala Dunia Maya



Sumber: DetikX


"Mulutmu Harimaumu" itulah istilah yang tepat untuk pengguna internet saat ini. Bagaimana tidak? Setiap postingan suatu portal berita online, ada saja komentar-komentar yang mebuat kita mengerutkan dahi. Ini membuat suatu postingan berita, artikel, dan lainnya menjadi tak berarti.

Saat ini, sering dipergunakan kata"netizen/netijen" untuk menamai si tukang nyinyir atau komentator dadakan tersebut. Mereka mengungkapkan semua pendapatnya karena ada sesuatu yang tidak wajar. Bentuk komentarnya pun beragam, ada yang hanya menyindir, membuat lelucon, atau sebagai promosi gratisan. Bentuk komentar yang dikeluarkan pun beragam, mulai

Netijen Indonesia juga terkenal sebagai salah satu komentator terpedas sekaligus mempunyai militansi kuat dalam mempertahankan argumennya. Beringasnya netijen Indonesia membuat kolom komentar menjadi memanas bakan memancing adanya perang kata-kata antar pengguna sosial media,

Berikut rangkuman tingkah unik netijen Indonesia yang membuat kita heran dan sedikit gregetan karena kata-kata yang dibuat.



Maunya sih promosi, tapi jadinya gini deh

Pada umumnya, kolom komentar menjadi ajang promosi gratisan. Mulai dari peninggi badan, penambah berat badan, dan lainnya ditawarkan guna mengundang minat netijen membelinya. Tapi jangan harap promosi kalian di kolom komentar akan berjalan lancar. 
Contohnya ya seperti ini nih....
Source by Instagram @_netijenindo


Kok jadi malu ya???

Netijen Indonesia biasanya mempunyai mulut yang tak bisa diatur dan asal saja untuk berbicara tanpa mengenal tokoh yang ada didalamnya. Mungkin ini contohnya, kita sebagai netijen harus pintar dan mengetahui sosok yang dikomentari. 
Jangan berakhir seperti ini nih...

Source by Instagram @_netijenindo

Dijawab sih tapi nggak gini-gini juga

Terkadang, setiap komentar yang diberikan netijen dapat membantu orang lain. Apalagi untuk yang tidak mengetahui seputar sesuatu hal yang baru. Tapi bagaimana ketika jawaban tidak sesuai ekspektasi kita? Mungkin inilah jadinya....

Source by Instagram @_netijenindo


Teori cocokologi

Setiap hal di dunia ini pasti bisa dicocokan ke suatu hal lainnya. Biasanya teori cocokologi ada yang benar, tapi banyak juga yang salah. Dalam komentar netijen Indonesia, teori cocokologi ini hanya bersifat iseng-iseng dan menjadi lucu ketika teori tersebut tak sesuai. 
Ya Seperti inilah contohnya....
Source by Instagram @_netijenindo

Bahasa Inggris adalah keharusan

Pada zaman now, setiap individu harus bisa menguasai bahasa asing terutama Bahasa Inggris. Tapi apa jadinya jika netijen Indonesia menggunakan Bahasa Inggris dalam komentarnya? 
Mungkin jadinya kacau kayak gini nih...
Source by Instagram @_netijenindo

Source by Instagram @_netijenindo
Kok jadi gini ya?

Kolom komentar juga banyak netijen Indonesia yang mendadak menjadi motivator. Tapi coba lihat motivasi dari netijen ini deh...

Source by Instagram @_netijenindo

Masih banyak lagi tingkah beringasnya netijen Indonesia. Ada yang bikin gregetan atau bikin emosi, Semoga ke depannya netijen Indonesia lebih bijak dalam berkomentar, apalagi sekarang sudah ada peraturan UU ITE. Tak sembarangan komentar bisa diungkapkan. Walau beringas, tapi harus tetap bijak menggunakan sosial media.


Dengan begitu, gunakan kolom komentar dengan baik untuk menyebarkan hal yang positif dan bukan untuk menyebarkan virus kebencian kepada sesama kita.


Komentar

Posting Komentar